UNIROW. Sebuah universitas yang terkenal di kota Tuban ini memiliki pamor yang cukup baik sebagai universitas terbaik di Tuban. Selain metode pengajarannya yang baik, UNIROW juga memiliki fasilitas-fasilitas yang cukup memadai. Mulai dari adanya masjid,ruang belajar yang nyaman, hingga suasana teduh pun dapat Anda rasakan disini. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi UNIROW untuk terus menjadi yang terdepan dalam peningkatan mutu dan prestasi.

Salah satu fasilitas yang ada di UNIROW ini adalah terpampangnya tanaman-tanaman yang tumbuh dengan sangat cantik dan rapi di sekitar area kampus.


Tanaman-tanaman ini memang sengaja ditanam di sekitar area kampus agar kesan cantik pun terlintas disini. Melihatnya sungguh membuat mata seakan tak ingin berkedip. Kelopak bunganya yang bermekaran seakan merayu Anda untuk terus melihat keindahan flora yang ada di area UNIROW ini.

Selain itu, di sekitar area kampus terdapat beberapa taman yang luar biasa untuk dipandang. Ada sekitar 2-3 taman tersaji disini. Area ini pun sering digunakan sebagai tempat teduh bagi para mahasiswa yang ingin santai dan bercanda ria di sini.
Suasanya pun juga sangat menarik. Beberapa pohon saling berdekatan satu sama lain sembari membuat barisan-barisan indah yang akan membuat Anda betah disini.
Terlebih jika Anda memasuki lorong belakang kampus, maka akan tersaji sebuah lorong waktu menuju situasi pedesaan yang sungguh sejuk, indah dan tenang. Suasana yang pastinya jarang anda dapatkan di tempat manapun.

Suasana inilah yang sebenarnya meruapakan investasi besar dari kampus UNIROW Tuban. Dengan adanya situasi layaknya pedesaan ini, hendaknya terus memberikan motivasi bagi seluruh elemen kampus untuk selalu merawat,menjaga,serta melakukan penghijauan kembali. Karena suasana seperti ini merupakan investasi yang sangatlah berharga, sehingga perlu dijaga keindahannya sehingga dari masa ke masa, UNIROW dapat memberikan kesan yang selalu berbeda setiap tahunnya, lebih rindang dan bersih. Sehingga, kampus ini kelak akan menjadi kampus hijau yang siap menampung para mahasiswa-mahasiswa pintar dan tentunya peduli akan lingkungan. Salam UNIT

Dari tahun ke tahun, bumi kita semakin terbengkalai. Ekosistem di berbagai aspek pun kini semakin tak terkendali. Hutan,tanah,air,udara, kini tak bersahabat dengan kita. Telah ribuan tahun kita memusuhi alam, merusak sumberdaya nya tanpa perlu merawatnya kembali. Inilah yang membuat bumi marah akibat perbuatan kita. 

Keadaan pun semakin diperparah dengan majunya Teknologi Informasi dan Komunikasi. Memang, majuanya teknologi dapat memberikan dampak yang positif terhadap aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Namun, sadarkah Anda bahwa alat yang anda gunakan mengeluarkan emisi gas perusak lingkungan dengan jumlah yang tidak sedikit ? 

Kampanye ber embel-embel Go Green pun kini semakin gencar dilakukan. baik di instansi pendidikan, perusahaan, bahkan instansi pemerintahan sering mengkampanyekan seruan ini. Namun, mengapa masih banyak manusia yang tidak memperdulikan lingkungan ? 

Salah satu faktor ketidakpedulian itu datang dari sikap tiap individu yang masih belum mengerti arti sebuah ekosistem yang baik serta alami. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah sederhana demi menyelamatkan lingkungan. Salah satunya adalah dengan menggunakan 5 Jurus Bumi Tuk Selamatkan Lingkungan. Apa saja Jurus-jurus bumi yang harus dilakukan tuk selamatkan lingkungan ? 

Matikan Peralatan Elektronik Ketika Tidak Digunakan 
From google

Kita seringkali melakukan ini ketika kita sudah berpendapat bahwa peralatan elektronik ini akan digunakan,sehingga hanya perlu di sleep agar penggunaannya menjadi lebih efesien. Namun, penerapannya justru tidak semakin efisien. Alih-alih menghemat waktu, energi berhamburan tak jemu-jemu.  

Plilih Peripheral Berlogo Energy Star 
From google

Sering melihat logo ini di produk elektronik anda ? ya, ini merupakan sebuah pertanda bagi produk anda yang merupakan produk heat energi. Sehingga dengan membeli produk yang memiliki logo tersebut, membuat anda ikut berperan serta dalam menyelamatkan lingkungan. 

Gunakan File Elektronik untuk Pengumpulan Laporan Tugas 
From Google

Tak dapat dipungkiri bahwa dalam keseharian, kita sering menggunakan kertas sebagai bahan utama untuk mengumpulkan tugas. Selain prosedurnya yang terkesan lebih ribet, pengumpulanm kertas dengan metode ini sangatlah merugikan lingkungan karena kita sama saja mendukung penebangan secara besar-besaran demi menghasilkan kertas. Sehingga, ajak guru dan dosen kita untuk emngumpulkan tugas menggunakan file elektronik. 

Gunakan E-Learning System untuk membantu proses pembelajaran 
From google

E-learning merupakan solusi cerdas bagi para fakultas atau sekolah yang memang ingin meningkatkan mutu pendidikan serta menyelamatkan lingkungan. Dengan penggunaan e-learning sebagai aktivitas utama dalam pembelajaran, membuat kita semakin hemat menggunakan kertas dan akhirnya berdampak baik bagi lingkungan.  

Lupakan Kartu Nama, Lakukan Personal Branding di Dunia Maya  
From google

Kartu nama memang telah menjadi trend masa kini agar personal branding kita dapat sedikit terangkat. Namun, sebenarnya ada cara lain agar personal branding anda dapat merangkak naik tanpa perlu biaya yang mahal. Salah satu cara nya yaitu dengan menggunakan dunia maya. Dengan menggunakan dunia maya, kita dapat mengirimkan personal branding kita dengan hanya sekali klik. Tentunya sangat efektif dibandingkan menggunakan kartu nama. Nah. Itu tadi paparan sang singkat dan berbobot tentang 5 Jurus Bumi Tuk Selamatkan Lingkungan. Semoga jurus-jurus tersebut dapat dipraktekkan dan disebarluaskan, khususnya di Tuban dan UNIROW sendiri demi terciptanya lingkungan yang lebih baik lagi. Salam UNIT

Berteduh di pohon yang rindang dan besar di siang hari memang sungguh mengasyikkan. Perpaduan suasana sejuk,nyaman,dan tenang sangatlah menarik minat kita tuk selalu berada di bawah pohon yang rindang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kini suasana tersebut semakin tersisih akibat dari industrialisasi yang maju sangat pesat. Sehingga dengan hiruk pikuk industri yang selalu mengesampingkan aspek lingkungan membuat lingkungan kita semakin kotor. Kini, cadangan oksigen di dalam bumi malah semakin menipis. Ditambah lagi penggunaan mesin-mesin yang selalu mengeluarkan zat buang, sehingga udara di sekitar kita pun akan semakin pengap.

Inilah yang mendasari beberapa ilmuan di Universitas Columbia, New York yang merancang sebuah 'pepohonan' yang dapat mengonfersi zat buat karbon dioksida menjadi oksigen.

Bekerja sama dengan Influx Studio, Paris, para ilmuwan mengkreasikan pepohonan dengan ranting-ranting menjulang menyerupai jamur. Di ujung-ujung ranting, mereka menempatkan panel surya sebagai energi untuk mengolah karbondioksida menjadi oksigen.

Kreasi ini menjadi pusat perhatian di 'Boston treepods 2011', sebuah ajang yang melombakan pepohonan artifisial. Meski mampu melakukan fotosintesa layaknya pohon alami, pohon-pohon buatan ini tak membutuhkan tanah dan air atau media tanam lainnya untuk tumbuh, jadi sangatlah cocok dengan pertumbuhan kota yang semakin menyisakan lahan untuk bercocok tanam.


Demi mengurangi sampah pasti yang semakin tak terkendali, bahan pembuatan alat ini pun sengaja dibuat dari sisa-sisa plastik yang di daur ulang. Mungkin semua orang berharap agar alat ini nantinya dapat sampai di Indonesia dan menjadi solusi modern untuk memperbaiki kualitas udara. Salam UNIT

Setiap hari, jutaan manusia menggunakan mesin sebagai aktivitas yang digunakan demi menunjang kegiatan sehari-hari. Karbon pun kini selalu menyelimuti keseharian kita sebagai emisi dari aktivitas kita saat menggunakan mesin. Inilah yang dapat mengakibatkan efek buruk karena karbon akan melekat pada atmosfer dan akhirnya berefek pada fungsi karbon yang dapat 'menghangatkan' bumi.

Salah satu cara agar persebaran karbon yang semakin tak terkendali adalah dengan melakukan penanaman pohon. Tetapi, itu tidak akan cukup mengingat kerusakan parah yang telah kita lakukan terhadap lingkungan selama beribu-ribu tahun.

Atas dasar inilah seorang ahli fisika Klaus Lackner memikirkan ide yang sangat brillian, yaitu menyedot karbon dioksida di udara dengan pohon buatan yang dapat berfungsi seribu kali lebih efektif mengurangi karbon dioksida di udara yaitu dengan membuat suatu pembersih tunggal yang cukup muat untuk ditempatkan pada kontainer. Alat ini dapat menyedot 1 ton karbon dioksida per hari, jumlah rata-rata pengeluaran 75 mobil di Amerika.Pemikiran ini sangatlah brillian demi terciptanya lingkunga yang bersih dan asri.

Kemana Karbon yang Telah Diserap Akan Dialihkan ?

Solusi 1 : Ke cadangan minyak

karbon dioksida dapat digunakan untuk mengeluarkan minyak dari cadangan minyak lama, dimana perusahaan minyak akan membeli karbon dioksida. tetapi hanya dapat menyimpan sebagian kecil dari karbon dioksida.

Solusi 2 : Lapisan air tanah

lapisan air tanah yang dalamnya setengah mil kebawah atau lebih, terdapat di seluruh benua. dapat menyimpan banyak karbon dioksida. tekanan pada kedalaman tersebut dapat menjaga agar karbon dioksida tetap cair, dan susah untuk keluar.

Solusi 3 : Lapisan batuan basal pada lautan

menyalurkan karbon dioksida cair ke lapisan batuan vulkanik basal, dimana terdapat pada hampir semua lautan dan beberapa area di daratan, bisa jadi dapat membuat karbon dioksida sebagai mineral karbonat secara permanen. konsep ini sedang diujicobakan di Islandia.

Akan tetapi, tak bisa dipungkiri bahwa wacana teknologi ini memang masih perlu pertimbangan yang lebih matang lagi. Dan meskipun wacana ini dilakukan, kita tak akan dapat mengelak bahwa sejatinya penanaman pohon lebih diperlukan demi terciptanya ekosistem yang lebih stabil. Salam UNIT


AC. Siapa tak kenal dengan yang namanya AC. Di setiap sudut ruangan pasti ada 1 AC sebagai teman terbaik bagi para mahasiswa untuk menuntut ilmu. AC merupakan solusi yang ‘pas’ bagi gedung-gedung yang ada di UNIROW Tuban sebagai alat yang dapat menjamin kesejukan di dalam ruangan.

Namun, tahukah Anda efek buruk dari penggunaan AC secara berlebihan ?. Penggunaan AC secara berlebihan dapat mengakibarkan efek rumah kaca yang tentunya akan semakin membuat panas bumi ini. Sangatlah percuma apabila penggunaan AC yang diharapkan dapat menyejukkan ruangan ternyata malah membuat panas lingkungan.

Terlebih melihat semangat UNIROW Tuban untuk menjadi Green Campus, tentunya sangatlah tidak cocok dengan prinsip Green Campus yang selalu menjaga lingkungan kampus agar selalu hijau demi terciptanya lingkungan kampus yang sejuk dan asri.

Sebenarnya, masih ada banyak solusi untuk menyejukkan lingkungan kampus UNIROW Tuban. Salah satunya adalah dengan penerapan “One Class One Plant”. Jika 1 pohon saja sudah berada di depan satu kelas, tentunya sudah cukup untuk menyediakan pasokan oksigen bagi ruangan yang ada disekitarnya. Penerapan inilah yang hendaknya dilakukan oleh seluruh elemen universitas agar terciptanya UNIROW Tuban sebagai Green Campus. Bukankah lebih baik 1 pohon di depan kelas daripada 1 AC di dalam kelas ?
Salam UNIT

http://solartribune.com/wp-content/uploads/2012/04/credited_Copper_Mtn_First_Solar.jpg

Listrik. Kita semua pasti tahu apa itu listrik dan seberapa pentingnya listrik bagi kehidupan kita. Segala hal yang berhubungan dengan aktivitas kita pun pasti menggunakan listrik. Kipas angin,kulkas,TV,laptop, lampu penerangan merupakan salah satu dari sekian banyak alat-alat yang memerlukan listrik sebagai tenaga utama dalam pengoprasiannya.

Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, listrik kini tidak lagi dipergunakan sebagai energi yang dapat digunakan sebagai penunjang penerangan pada setiap daerah. Kini listrik lebih difokuskan sebagai energi yang dapat mengaktifkan sekian banyak peralatan yang dapat digunakan sebagai penunjang aktivitas kita sehari-hari.

Pembelajaran di UNIROW pun juga tak lepas dari perlunya energi ini. AC dan LCD Proyektor  merupakan sedikit dari peralatan penunjang pembelajaran yang tentunya sangat bermanfaat demi terciptanya kenyamanan serta pembelajaran berbasis teknologi yang dapat menunjang mahasiswa untuk memahami materi yang diajarkan.

Namun, salah satu elemen inilah yang dapat memberatkan biaya operasional kampus mengingat penggunaannya yang sangat vital. Biaya listrik yang semakin merangkak naik inilah yang menjadi penyebabnya. Maka dari itu kita harus berfikir, apakah ada solusi cerdas bagi permasalahan klasik yang ada sekarang ini ?

Listrik. Apakah harus selalu dari PLN ?

Pertanyaan ini mungkin sedikit kontroversial. Mungkin anda masih bertanya-tanya mengapa kita harus menggunakan listrik dari PLN ? apakah tidak ada cara lain untuk menghemat biaya keseharian kita semisal dengan memanfaatkan energi yang ada agar dapat dirubah menjadi energi listrik ?. Tentulah ada.
Kita dapat melirik sejenak tentang pemanfaatan sungai sebagai pembangkit listrik, pemanfaatan nuklir sebagai pembangkit listrik, pemanfaatan angin sebagai angin listrik,  bahkan tenaga surya pun sebenarnya dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Namun, manakah yang cocok ?. Mungkin pilihan tercocok adalah pemanfaatan tenaga surya dengan sel surya. 

Tenaga Surya, Keajaiban yang mahalkah ?

Panel surya merupakan keajaiban kecil. Hanya dibutuhkan lempengan-lempengan besi, atau bahan lain yang mengkilat, berukuran mini untuk mengubah tenaga surya menjadi listrik.

Namun demikian, produksi panel surya sangat pelik. Proses pembuatan panel terdiri dari berpuluh-puluh tahap. Semuanya harus dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Semua ini untuk menghasilkan satu panel surya yang mampu menyerap sebanyak mungkin sinar matahari.

Peliknya proses produksi inilah yang mengakibatkan mahalnya panel surya. Ini menjadi masalah dalam upaya memperkenalkan teknologi pembangkit listrik ini dalam skala besar. Terlebih lagi mengingat sulit nya teknologi ini berkembang di Tuban akibat mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan panel tersebut.

Namun, ada solusi lain pembuatan panel surya yang tidak memerlukan biaya produksi yang tidak bergitu mahal. Yaitu berbahan plastik. Dengan bahan itulah biaya produksi yang dikeluarkan pun bisa semakin efisien walaupun daya yang dapat di tangkap lebih sedikit dibanding berbahan besi. Inilah solusi yang tepat demi mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar listrik serta dapat menjadi salah satu keunggulan UNIROW Tuban demi terciptanya program UNIROW Green Campus dengan memanfaatkan teknologi berbasis lingkungan. Semoga cepat terealisasikan